Postingan

[2] Cinta Pertama

Gambar
  Jalanan kota Jakarta sedang sepi, mungkin karena hari ini car free day (CFD) meskipun hanya sampai jam 09.00, tetapi ruang hatiku berisik seolah-olah sedang asyik mengobrol. Aku terdiam menatap jalanan kota dan lelaki yang kini berada di sebelahku sedang khusyuk menghisap rokok dan sesekali tingkah jailnya muncul, meniupkan asapnya tepat di depan wajahku. Setiap kali momen itu terjadi, aku ingin sekali marah karena aku tidak pernah menyukai aroma rokok dan asapnya tetapi lidahku kelu dan malahan mulutku  secara tidak sadar membentuk bulan sabit diikuti mata menyipit setelah mendapat perlakuan anehnya. Aku tersenyum, tingkah dan semua hal yang bertentangan denganku adalah hal kecil yang perlahan aku sukai darinya. Entah kapan perasaan ini muncul, tetapi seingatku, waktu bekerja sama untuk keberhasilan munculnya perasaan ini. "Kenapa sih kamu ngelakuin hal yang kayak gitu terus?" tanyaku sembari mengibas-ngibas asap yang baru saja ia tiupkan di depan wajahku. Aku mundur perl...

[1] Suka sama Junior

Gambar
  Aku memandangnya dari kejauhan. Senyumannya manis lengkap dengan wajahnya yang lebih tampan dari teman-temanku di kuliah. Selama kajian berlangsung, mataku sesekali memperhatikannya, melihat senyumnya, tingkahnya bahkan berusaha menebak apa yang dibisikkannya kepada teman sebelahnya. Tanpa kusadari, aku membuat beberapa bait puisi tentang perasaan yang kurasakan saat ini ketika memandangnya. Berbunga-bunga dan merasa sangat bahagia, padahal lelaki tersebut tidak melakukan sesuatu yang membuat hatiku terenyuh. Aku tidak mengerti perasaan macam apa yang memenuhi dadaku. Entah perasaan suka atau hanya sebatas rasa yang hadir sesaat dan mungkin akan hilang seiring berjalannya waktu. Aku tidak akan bisa bersamanya, itu yakinku, karena dia juniorku bahkan muridku selama magang di Yayasan Berdaya Umat. Tetapi, aku juga tidak bisa menahan perasaanku untuk tetap muncul. "Kita tidak pernah tahu rasa itu tumbuh, kemana ia kan meneduh" adalah ungkapan yang berhasil menyemangatiku bahwa...

Kelas Leadership Mencetak Para Pemimpin

Gambar
Sumber: blog.aiesec.org   Ada sebuah hadist mengatakan “Bahwa setiap orang itu akan diminta pertanggung jawabannya”. Hadist tersebut sangat populer apalagi jika dikaitkan dengan kata pemimpin. Kata pemimpin terambil dari kata “pimpin” yang berarti (dalam keadaan) dibimbing dan dituntun. Namun jika kata “pimpin” disisipi dengan kata sambung pe-, maka mempunyai arti yang berbeda lebih menunjukkan makna kepada pelaku/subyek yaitu orang yang memimpin atau orang yang ditunjuk menjadi sesuatu hal yang sentral. Setiap manusia berhak menjadi pemimpin, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Bagaimana bersikap sampai bagaimana berbicara. Pernah mendengar istilah leadership /kepemimpinan? Ternyata untuk menjadi seorang pemimpin yang siap baik mental maupun jiwa raga ada kelas dan training khususnya. Banyak sekali training yang berusaha mengajak masyarakat luas khususnya kaum muda untuk menjadi seorang pemimpin. Karena menjadi pemimpin tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, me...

Ramadan Bulan Sandiwara

Gambar
foto: sumber pribadi  Sudah menjadi rutinitas tahunan, bulan Ramadan disambut dengan berbagai macam kearifan lokal. Semua umat muslim di berbagai belahan dunia pun berbahagia atas datangnya bulan mulia, bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan ini.   Berbagai cara penyambutan pun dilakukan sebagai wujud suka cita dan kegembiraan, dari mempersiapkan fisik jasadiyah kebendaan materil duniawi, seperti mengganti warna cat pagar dan membersihkan setiap sentimeter sudut-sudut rumah sampai rapi serta membersihkan kamar-kamar yang sudah setahun tidak dibersihkan, mengganti gorden jendela, serbet kasur dan segala jenis kegiatan duniawi lainnya yang mewarnai kehangatan dan antusiasme setiap orang dalam menyambut bulan suci ini. Tidak hanya sebatas segala rutinitas dramanitas duniawi itu saja, setiap orang juga mulai membenahi hati, pikiran dan perkataannya yang sesaat mungkin sering membuat hati tergoncang oleh sifat iri, ujub dan takabur, pikiran yang kerap kali berburu...

NIAT DALAM MENUNTUT ILMU

Gambar
Foto: pcnukendal.com Niat adalah pokok dasar dalam setiap keadaan dan perbuatan manusia dalam kehidupan, sebagaimana diperkuat oleh hadis Nabi Saw yang berbunyi: “Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung dengan niatnya.” Niat menjadi pijakan pertama seseorang untuk melakukan sesuatu, karena niat dapat mempengaruhi perbuatannya kelak. Ada sebuah hadis yang berbunyi, “Banyak amal perbuatan yang tergambar oleh gambaran dunia, namun didasari oleh niat yang baik sehingga menjadikan amalan tersebut menjadi amalan akhirat. Dan banyak amal perbuatan yang tergambar oleh gambaran akhirat, namun didasari oleh niat yang buruk sehingga menjadikan amalan tersebut menjadi amalan dunia.” Maksudnya, ada seseorang yang   melakukan amalan dunia seperti muamalah, namun orang tersebut mempunyai niat yang sungguh-sungguh ketika melakukan amalan tersebut maka amalan yang dilakukannya mempunyai nilai amalan akhirat. Berbeda halnya ketika ada seseorang melakukan amalan akhirat seperti sh...

KEUTAMAAN ILMU

Gambar
Sumber: muslimobsession.com Di era modern, tidak sedikit manusia mampu menghasilkan suatu teknologi yang dapat menunjang kehidupannya. Teknologi tersebut tercipta dikarenakan manusia mempunyai akal, alat yang membuatnya berfikir dan mengembangkan apa yang dipikirkannya. Tentunya dengan akal, manusia mampu mengembangkan ilmu yang didapatkannya baik lewat sekolah formal maupun lewat pengalaman. Seperti yang diketahui bahwa dalam ajaran agama Islam, menuntut ilmu adalah perkara yang wajib dilakukan oleh setiap manusia. Kewajiban tersebut menunjukkan bahwa manusia mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh mahluk lainnya yaitu ilmu. Ilmu menempatkan manusia berada di posisi yang mulia dibanding mahluk lainnya. Maksudnya, ilmu hanya dimiliki oleh manusia karena selain ilmu, hal-hal lain seperti keberanian, kepeduliaan, kekuatan dll dimiliki oleh manusia dan hewan. Sebagaimana Allah telah mengangkat derajat Nabi Adam di atas para malaikat dan memerintahkan mereka sujud kepadanya dikar...

Pentingnya Menuntut Ilmu

Gambar
sumber: blogpenahitam.com Nabi Muhammad SAW bersabada: “Menuntut ilmu itu fardu bagi setiap muslim dan muslimah (HR. Bukhari).” Hadis tersebut merupakan hadis populer yang sering digunakan ketika berbicara tentang ilmu. Seperti yang diketahui bahwa ilmu merupakan bukti nyata kontribusi seseorang kepada dunia. Bahkan jika merujuk kepada hadis tersebut dapat dilihat bahwa agama Islam mewajibkan para pemeluknya untuk menuntut ilmu. Jika ditelisik kembali penggunanan kata yang terdapat dalam hadis tersebut, di dalamnya menggunakan kata ‘fardu’ , namun ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti wajib. Padahal fardu dan wajib adalah dua hal yang sangat berbeda. Fardu adalah kewajiban yang terus-menerus berulang sesuai dengan kondisi. Wajib adalah kewajiban yang dilakukan minimal 1 kali. Nah ketika melihat hadis tersebut, kita dapat mengindikasikan bahwa anjuran menuntut ilmu bagi setiap muslim dan muslimah itu bersifat fardu. Maksudnya, setiap muslim dan musli...