Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kecewa

Sebuah Patah

Aku kecewa bahkan terluka. Apa yang dia lakukan padaku tidak terpikirkan sebelumnya. Kami sudah lima tahun menjalin hubungan dan tidak ada hal serius yang membuat hubungan kami retak bahkan hancur. Kini hubungan itu tinggal puing dan kenangan yang bila diingat air mataku jatuh membasahi pipi. Tepat tanggal 21 November, aku merayakan anniversary yang ke 5 dengannya. Kami pergi ke sebuah taman yang dipenuhi bunga Dandelion dengan membawa dua kantong makanan dan minuman berserta tikar. Tak lupa kamera dan buku catatan kecil untuk mengabadikan setiap momen yang kami lewati. Masih terlintas jelas dalam benakku ketika aku sedang sibuk memotret Dandelion, dia memanggilku dengan lambaian tangannya. “Sini, Ada yang mau aku ungkapkan” , ucapnya singkat dengan senyum kecil. “Hmm ngomong aja” , gumamku dengan pandangan sibuk melihat-lihat foto yang baru saja ku potret. Hening, tak ada suara. “Bukannya dia mau ngomong ya?” , pikirku dalam benak. Saat kepalaku terangkat, dia tepat ada di ha...

Gugur yang sendu

Daun berguguran bersamaan dengan gugurnya kebersamaan yang telah kita pupuk bersama selama 1 tahun ini. Aku masih belum bisa menerima semua yang sebenarrnya terjadi dalam hidupku. Tanpa sepatah kata, kau tega meninggalkan, hanya sepucuk surat dan sehelai batang daun kering di atas kursi yang menjadi saksi kepergianmu pada 2 bulan yang lalu. Aku tak percaya kamu melakukannya. Tega. Tepat pukul 00.10, aku terbangun sesaat sebuah nada dering telpon terus saja berdering tanpa henti. Masih dengan mata tertutup, tanganku dengan lemas mengambil handphone yang tergeletak di atas meja sebelah kasur. Tangan kiriku masih mengucek mata yang sedikit masih menempel. Mataku terbelalak sesaat melihat sebuah panggilan dengan sebuah nama yang tak asing. Perlahan tanganku bergetar dan mulai melempar handphone ke lantai dengan kerasnya tanpa menghiraukan apa yang akan terjadi dengan handphone. Dadaku mulai sesak dengan pikiran yang tak karuan. Mataku panas dan cairan itu pun akhirnya jatuh. Air mata...