Ronggeng Dukuh Paruk: Buku Pertama📚
Novel ini merupakan penyatuan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk: Catatan buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala. Kalimat itu sebenarnya sempat kubaca sekilas sebelum aku mulai membuka halaman pertama buku ini. Namun, karena aku memang tidak familiar dengan novel ini dan segala hal yang berkaitan dengannya, tulisan tersebut kuabaikan begitu saja. Hingga pada hari keempat proses membaca, aku baru benar-benar menyadari bahwa novel yang sedang kubaca adalah gabungan dari tiga novel yang dimuat menjadi satu buku utuh setebal 520 halaman. Aku cukup terkejut—dan jujur saja, aku menertawakan diriku sendiri yang begitu polos dan tidak tahu-menahu tentang buku yang sedang kubaca. Bagiku, membaca buku tanpa mengetahui spoiler isinya adalah hal yang sangat kusyukuri. Berbeda dengan film—aku justru akan “melahap” habis spoiler yang berseliweran di jagat media sosial. Ada kenikmatan tersendiri saat membiarkan sebuah buku membuka dirinya perlahan, tanpa ekspektasi yang dibentuk lebih ...