Postingan

Menampilkan postingan dengan label baperan

[2] Cinta Pertama

Gambar
  Jalanan kota Jakarta sedang sepi, mungkin karena hari ini car free day (CFD) meskipun hanya sampai jam 09.00, tetapi ruang hatiku berisik seolah-olah sedang asyik mengobrol. Aku terdiam menatap jalanan kota dan lelaki yang kini berada di sebelahku sedang khusyuk menghisap rokok dan sesekali tingkah jailnya muncul, meniupkan asapnya tepat di depan wajahku. Setiap kali momen itu terjadi, aku ingin sekali marah karena aku tidak pernah menyukai aroma rokok dan asapnya tetapi lidahku kelu dan malahan mulutku  secara tidak sadar membentuk bulan sabit diikuti mata menyipit setelah mendapat perlakuan anehnya. Aku tersenyum, tingkah dan semua hal yang bertentangan denganku adalah hal kecil yang perlahan aku sukai darinya. Entah kapan perasaan ini muncul, tetapi seingatku, waktu bekerja sama untuk keberhasilan munculnya perasaan ini. "Kenapa sih kamu ngelakuin hal yang kayak gitu terus?" tanyaku sembari mengibas-ngibas asap yang baru saja ia tiupkan di depan wajahku. Aku mundur perl...

Sudah sampai mana langkah kita sebagai perempuan?

Gambar
copaperu.info Perempuan, siapakah dia? Siapakah mereka? Seorang perempuan bukanlah perempuan yang mendedikasikan hidupnya untuk berperilaku “baperan”, tetapi sosok yang bisa berperan di tengah-tengah masyarakatnya. Seorang perempuan bukanlah sosok yang membiarkan hidupnya hanya terbatas pada ungkapan “dapur-sumur-kasur”, tetapi sosok yang dapat keluar dari ungkapan tersebut. Seorang perempuan bukanlah sosok yang ternomorduakan ketika disandingkan dengan laki-laki, tetapi sosok yang setara dan berdampingan dengan laki-laki. Sudah sampai mana langkah kita sebagai perempuan? Masihkah tertinggal karena menganut sistem patriarki. Masihkah terdiam karena takut menyalahi adat dan norma di tempat sendiri? Masihkah malu bersuara karena dipandang bukan sosok yang punya hak suara? Masihkah harus seperti itu? Mau sampai kapan?     Sudah saatnya seorang perempuan bergerak, bukan hanya diam karena takut tertabrak. Sudah saatnya seorang perempuan maju ke depan, mene...