Kelas Leadership Mencetak Para Pemimpin

Sumber: blog.aiesec.org
 

Ada sebuah hadist mengatakan “Bahwa setiap orang itu akan diminta pertanggung jawabannya”. Hadist tersebut sangat populer apalagi jika dikaitkan dengan kata pemimpin. Kata pemimpin terambil dari kata “pimpin” yang berarti (dalam keadaan) dibimbing dan dituntun. Namun jika kata “pimpin” disisipi dengan kata sambung pe-, maka mempunyai arti yang berbeda lebih menunjukkan makna kepada pelaku/subyek yaitu orang yang memimpin atau orang yang ditunjuk menjadi sesuatu hal yang sentral.

Setiap manusia berhak menjadi pemimpin, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Bagaimana bersikap sampai bagaimana berbicara. Pernah mendengar istilah leadership/kepemimpinan? Ternyata untuk menjadi seorang pemimpin yang siap baik mental maupun jiwa raga ada kelas dan training khususnya. Banyak sekali training yang berusaha mengajak masyarakat luas khususnya kaum muda untuk menjadi seorang pemimpin. Karena menjadi pemimpin tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, membutuhkan sebuah proses matang dan panjang. Karena seorang pemimpin akan menentukan nasib apa dan siapa yang ia pimpin. Pemimpin dituntut harus bersikap bijak, apalagi jika dihadapkan pada sebuah penentuan akan keputusan. Karena tindakan dan ucapan seorang pemimpin akan sangat berpengaruh untuk kehidupan orang lain. Bangkit dan jatuhnya suatu negara atau lembaga itu bergantung bagaimana pemimpin dalam bertindak mengatur segala urusan yang berkaitan dengan orang banyak.  

Hal terpenting dari seorang pemimpin ialah bahwa ia merupakan orang yang mau dipimpin. Sebelum menjadi seorang pemimpin, ia harus mau dipimpin oleh dirinya. Jangan sampai seorang pemimpin mengedepankan keinginan pribadi dibandingkan keinginan orang banyak. Dipimpin oleh dirinya mempunyai makna bahwa ia mampu mengendalikan emosi dalam taraf seharusnya. Selain itu juga seorang pemimpin itu harus bersikap merangkul, tegas dan cerdas. Jangan bersikap otoriter yang mau memerintah saja. Maka jika kita sudah mempunyai sikap-sikap tersebut, kita layak untuk menjadi pemimpin.

 Semoga Bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NIAT DALAM MENUNTUT ILMU

Halaman

[RK2] Ilmu Mantiq: Apa hukum mempelajarinya?