Postingan

Menampilkan postingan dengan label kitab kuning

[RK2] Ilmu Mantiq: Apa hukum mempelajarinya?

Gambar
sumber: alkhoirot.org      Halo Assalamualaikum, balik sama admin blog aksara rasa. Hei hei para penongkrong setia aksara rasa. Kali ini aku mau ngobrol seputar lanjutan kemarin tentang mantiq, tapi sekarang mau ngobrolin masalah hukumnya nih. Sebenarnya aku agak ngeri-ngeri gimana gitu kalo bahas hukum, takut salah, maklum masih on going belajarnya, belum tuntas, hehe. Tapi tetap aja kan ceritanya ini program resume kitab, jadi aku mau ngobrolin masalah hukumnya mantiq, tetapi gais-gais ini sepehaman aku selama belajar kitab ini. Kalo dipertengahan pembahasan kalian nemuin hal-hal yang mengganjal, tolong jangan lapor 119 tapi lapor ke aku ya, supaya aku bisa perbaiki (kan belajar hehe).      Setelah membahas tentang kata pengantar penulis dan pengertian mantiq. Pembahasan berikutnya dalam kitab sullam munauroq adalah pembahasan tentang hukum mempelajari ilmu mantiq. Dalam KBBI, hukum mempunyai makna yaitu peraturan yang mengatur pergaulan hidup masyaraka...

[RK1] Kenalan sama Kitab Sullam Munauraq

Gambar
  Halo Assalamu’alaikum para penongkrong setia blog aksara rasa. Kali ini aku mau ngeresume salah satu kitab tipis yang berisi ilmu yang lumayan buat kepalaku pusing tujuh keliling, enggak deng bercanda . Kitab tersebut mempunyai nama “Sullam Munauraq” karya Syeikh Abdurrahman Al Akhdori. Biasanya, kitab tersebut sering dikaji oleh para santri ketika di pesantren, tetapi aku baru kali ini mengkajinya setelah lulus kuliah, rasanya telat banget kan, tapi enggak apa-apa dinikmatin aja, hehe. Seperti kitab pada umumnya, kitab tersebut diawali dengan kata pengantar penulis dan tujuan pemberian nama terhadap kitab tersebut. Namun yang menarik, penulis menggunakan kata-kata filosofis ketika mengungkapkan rasa syukurnya kepada. Salah satu contohnya yaitu dalam mengungkapkan makna kata “Al Hamdu” tidak langsung bermakna pujian semata tetapi mempunyai makna yang lebih mendalam. Kata “Al Hamdu” bermakna sikap yang mencerminkan adanya rasa mengagungkan kepada Dzat yang memberikan nikmat ba...

NIAT DALAM MENUNTUT ILMU

Gambar
Foto: pcnukendal.com Niat adalah pokok dasar dalam setiap keadaan dan perbuatan manusia dalam kehidupan, sebagaimana diperkuat oleh hadis Nabi Saw yang berbunyi: “Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung dengan niatnya.” Niat menjadi pijakan pertama seseorang untuk melakukan sesuatu, karena niat dapat mempengaruhi perbuatannya kelak. Ada sebuah hadis yang berbunyi, “Banyak amal perbuatan yang tergambar oleh gambaran dunia, namun didasari oleh niat yang baik sehingga menjadikan amalan tersebut menjadi amalan akhirat. Dan banyak amal perbuatan yang tergambar oleh gambaran akhirat, namun didasari oleh niat yang buruk sehingga menjadikan amalan tersebut menjadi amalan dunia.” Maksudnya, ada seseorang yang   melakukan amalan dunia seperti muamalah, namun orang tersebut mempunyai niat yang sungguh-sungguh ketika melakukan amalan tersebut maka amalan yang dilakukannya mempunyai nilai amalan akhirat. Berbeda halnya ketika ada seseorang melakukan amalan akhirat seperti sh...

KEUTAMAAN ILMU

Gambar
Sumber: muslimobsession.com Di era modern, tidak sedikit manusia mampu menghasilkan suatu teknologi yang dapat menunjang kehidupannya. Teknologi tersebut tercipta dikarenakan manusia mempunyai akal, alat yang membuatnya berfikir dan mengembangkan apa yang dipikirkannya. Tentunya dengan akal, manusia mampu mengembangkan ilmu yang didapatkannya baik lewat sekolah formal maupun lewat pengalaman. Seperti yang diketahui bahwa dalam ajaran agama Islam, menuntut ilmu adalah perkara yang wajib dilakukan oleh setiap manusia. Kewajiban tersebut menunjukkan bahwa manusia mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh mahluk lainnya yaitu ilmu. Ilmu menempatkan manusia berada di posisi yang mulia dibanding mahluk lainnya. Maksudnya, ilmu hanya dimiliki oleh manusia karena selain ilmu, hal-hal lain seperti keberanian, kepeduliaan, kekuatan dll dimiliki oleh manusia dan hewan. Sebagaimana Allah telah mengangkat derajat Nabi Adam di atas para malaikat dan memerintahkan mereka sujud kepadanya dikar...

Pentingnya Menuntut Ilmu

Gambar
sumber: blogpenahitam.com Nabi Muhammad SAW bersabada: “Menuntut ilmu itu fardu bagi setiap muslim dan muslimah (HR. Bukhari).” Hadis tersebut merupakan hadis populer yang sering digunakan ketika berbicara tentang ilmu. Seperti yang diketahui bahwa ilmu merupakan bukti nyata kontribusi seseorang kepada dunia. Bahkan jika merujuk kepada hadis tersebut dapat dilihat bahwa agama Islam mewajibkan para pemeluknya untuk menuntut ilmu. Jika ditelisik kembali penggunanan kata yang terdapat dalam hadis tersebut, di dalamnya menggunakan kata ‘fardu’ , namun ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti wajib. Padahal fardu dan wajib adalah dua hal yang sangat berbeda. Fardu adalah kewajiban yang terus-menerus berulang sesuai dengan kondisi. Wajib adalah kewajiban yang dilakukan minimal 1 kali. Nah ketika melihat hadis tersebut, kita dapat mengindikasikan bahwa anjuran menuntut ilmu bagi setiap muslim dan muslimah itu bersifat fardu. Maksudnya, setiap muslim dan musli...

MENGENAL KITAB TA’LIM MUTA’ALLIM

Gambar
Sumber: nusantaranews.com Kitab Ta’lim al-Muta’allim ila Thariqah al-Ta’allum yang dikenal dengan nama Ta’lim al-Muta’allim merupakan karya Syekh Burhanuddin al-Zarnuji. Sebelum memulai menjelaskan kandungan yang terdapat di dalam kitab tersebut, al-Zarnuji menjelaskan terlebih dahulu latar belakang dan tujuan penulisan kitab tersebut. Pada masa hidup pengarang (mushanif) dulu, banyak santri-santri yang mencari ilmu hanya sampai batas formalitas saja. Namun kebanyakan dari mereka tidak memahami hakikat dari ilmu itu sendiri seperti manfaat dan hasil dari ilmu tersebut yang berupa pengamalan ilmu dan menyebarkannya. Hal tersebut terjadi karena mereka salah dalam menuntut ilmu dan syarat-syarat yang harus dilaksanakan pun ditinggalkan. Ketika seseorang salah jalan dalam menuntut ilmu maka ia tidak akan mencapai tujuannya. Karena latar belakang tersebut, pengang kitab tersebut tertarik untuk menjelaskan tata cara menuntut ilmu dari dua sumber yaitu sumber primer ilmu yang did...