Menyempurna menuju-Nya
Kematian sangat dekat bahkan kita sebagai manusia tak pernah sedikit pun tahu kapan ajal itu akan menjemput. Sebagai manusia hanya bisa menabung amal untuk bekal di kehidupan selanjutnya, kehidupan yang lebih kekal.
aku masih ingat bagaimana parasnya, sikapnya, kebaikannya. Ia adalah sosok sederhana yang bekum bisa aku contoh. Hal yang paling aku ingat, ia selalu mengobrol dengan cucunya, bercerita tentang semua kisah yang menurutku saat itu sangat menarik. Tapi sayang saat itu aku masih muda, ingatanku tidak kuat, ingatanku tidak bisa mengingat secara jelas kisah apa yang diceritakannya sehingga berhasil membuat kami, para cucunya, sangat menantikan momen-momen tersebut.
aku tidak benar-benar tahu bagaimana keadaannya sekarang. Yang aku tahu ia pasti sudah tenang dan bahagia di sana. aku tidak meminta-Nya untuk mengembalikannya kepada kami, karena ia milik-Nya dan sudah waktunya kembali kepada-Nya. Saat ini aku hanya berharap semoga petuah-petuahnya dulu selalu mengingatkanku bahwa kita hanya manusia yang tanpa kita tahu kapan akan tetap kembali kepada-Nya.
Terima kasih Aa. Kebaikanmu abadi dalam kenangan dan kehidupan❤️
Alfatihah🌷
#HaulKe6

Komentar
Posting Komentar